RPP AQIDAH ACHLAK

RENCANA PELAKSANAAN PENGAJARAN

Standar Kompetensi
Memahami dan menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran alquran dan al- hadist
Kompetensi Dasar
Memahami ajaran-ajaran alquran dan al- hadist tentang masalah kejujuran
Materi Pokok
1. Jujur
Jujur adalah sikap yang sesuai antar perkataan dan perbuatan dengan yang sebenarnya. Apa yang diucapkan memang itulah yang sesungguhnya dan apa yang diperbuat itulah yang sesungguhnya yang diinginkan untuk diperbuat (skia, pondok pesantren Annuqayah latee) Rasulullah bersabda:
حدثنا عثمان بن أبي شيبه حدثنا جريرعن منصور عن أبي وائل عن عبدالله رضي الله عنه عن النبي صلعم. قال: ان الصدق يهدي الى البر وان البر يهدي الى الجنة وان الرجل يهدي ليصدق حتى يكون صديقا. ان الكذب يهدي الى الفجور وان الفجور يهدي الى النار وان الرجل يهدي ليكذب حتى يكتب عندالله كذابا .(صحيح يخاري,صحيفه:65/4)
Artinya: “Sesungguhnya jujur itu membawa kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga, sesungguhnya orang yang berkata benar maka orang tersebut dicatat sebagai orang yang paling jujur. Sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan dan kejahatan itu mengantarkan ke neraka dan orang yang dusta maka akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang paling dusta” (Shahih Bukhari, hal: 65 juz: 4)
Hadist diatas menjelaskan keharusan berlaku jujur dan dampaknya yaitu kejujuran akan membawa seseorang untuk selalu berbuat baik dan sudah barang tentu kebaikan adaklah jalan untuk masuk surga. Dan menjelaskan keharusan untuk meninggalkan perbuatan dusta dan menelaskan pula dampaknya. Yaitu perbuatana dusta akan selalu membawa kejahatan dan kejahatan itu mengantarkan ke neraka.
Kejujuran dan kedustaan, kedua-duanya dapat diusahakan oleh seseorang. Bila seseorang selalu berbuat jujur dan berusaha untuk jujur maka akan dicatat disisi Allah sebagai orang yang paling jujur. Bila seseorang selalu berbuat dusta dan selalu berkeinginan untuk dusta maka akan dicatat oleh Allah sebagai pendusta (Drs. H. Moh. Matsna, MA.Qur’an Hadits. Hal:121).
Hadits itu juga mengisyaratkan betapa besar potensi sikap jujur dalam kehidupan manusia, baik dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dunia karena sikap jujur itu membawa kebaikan, dan kebaikan itu membawa ke surga yang merupakan kesempurnaan Nikmat Allah (H.M. Ashaf Shaleh. Taqwa. Hal: 97)
Tujuan pembelajaran : Siswa dapat memahami tentang sifat jujur
Siswa dapat melaksanakan sifat jujur dengan baik
Metode pembelajaran : Ceramah
Diskusi
Tanya jawab
Kegiatan Guru
1. Pendahuluan
a. Mengucapkan salam dan menyapa siswa
b. Melakukan apersepsi
c. Memperkenalkan materi ajar
d. Membuat kelompok
2. Kegiatan Inti
a. Siswa berdiskusi dengan pengawasan guru
b. Siswa membahas materi dengan bimbingan guru

3. Penutup
a. Siswa secara kelompok melaporkan hasil diskusi
b. Siswa membuat resum hasil belajar

Penilaian : Tugas individu/portofolio : menulis, membuat resum
Tugas kelompok : membuat hasil laporan diskusi

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Sumber Belajar : Shahih Bukhari, hal: 65 juz: 4
Drs. H. Moh. Matsna, MA.Qur’an Hadits. Hal:121.
H.M. Ashaf Shaleh. Taqwa. Hal: 97

Mengetahui guru
Kepala sekolah ( )
( )

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kisah Nyata

Kumpulan kisah nyata, Paling seru, paling panas dan paling besar

Akidah Menurut Ajaran Nabi

Oleh: Hasan Husen Assagaf

Almalakawi's Blog

من يرد الله به خيرا يفقهه فى الدين Barang siapa yang Allah kehendaki kebajikan nescaya Allah beri faham tentang agama

Hikmatun

Santapan rohani menuju negeri abadi

Educrazy's Blog Title

Tutorial WordPress dan Gudangnya Pengetahuan

Kisah Muallaf

Mengapa Kami Memilih Islam

TUNTUNAN SHOLAT LENGKAP

TUNTUNAN SHALAT Berdasarkan As-Sunnah As-Shohihah

%d blogger menyukai ini: