PENGGUNAAN METODE PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

PENGGUNAAN METODE PENELITIAN KUANTITATIF
DAN KUALITATIF

Penggunaan Metode Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif dapat digunakan jika:
1. Masalah yang merupakan titik tolak dari penelitian sudah jelas data-datanya;
2. Peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi, tetapi tidak mendalam. Bila populasi terlalu luas, maka penelitian dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi;
3. Ingin diketahui pengaruh perlakuan (treatment) tertentu terhadap yang lain. Hal ini cocok jika menggunakan metode eksperimen yang merupakan bagian dari metode kualitatif. Misalnya; ingin meneliti pengaruh jamu tertentu terhadap derajad kesehatan;
4. Peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian. Hipotesis penelitian dapat berbentuk hipotesis deskriptif, komparatif dan asosiatif;
5. Peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris dan dapat diukur;
6. Ingin menguji terhadap adanya keragu-raguan tentang validitas pengetahuan, teori dan produk tertentu.

Penggunaan Metode Kualitatif
Metode penelitian kualitatif dapat digunakan jika:
1. Masalah penelitian belum jelas, masih remang-remang atau mungkin malah masih gelap. Sebab dengan metode kualitatif, peneliti langsung masuk ke objek penelitian dan dapat melakukan eksplorasi secara mendalam;
2. Ingin memahami makna dibalik data yang tampak. Karena gejala sosial sering tidak bisa dipahami berdasarkan apa yang diucapkan dan dilakukan orang;
3. Ingin memahami interaksi sosial. Karena interaksi sosial yang kompleks hanya dapat diurai kalau peneliti melakukan penelitian dengan metode kualitatif dengan cara berperan serta, wawancara mendalam terhadap interaksi sosial;
4. Ingin memahami perasaan orang. Karena perasaan orang sulit dimengerti kalau tidak ikut serta merasakan apa yang dirasakan orang tersebut;
5. Ingin mengembangkan teori. Pengembangan teori yang dimaksud dibangun berdasarkan situasi, kondisi dan teori yang diperoleh di lapangan;
6. Ingin memastikan kebenaran data. Karena data sosial sulit dipastikan kebenarannya jika belum menemukan apa yang dimaksud. Ibarat mau mencari siapa yang menjadi provokator, maka sebelum provokator yang dimaksud ditemukan, penelitian belum dinyatakan selesai;
7. Ingin meneliti sejarah perkembangan. Misalnya ingin melacak kehidupan seseorang tokoh, sejarah lembaga atau masyarakat, dan lain-lain.

Dapatkah Metode Kuantitatif dan Kualitatif Digabung dalam Suatu Penelitian?
Setiap metode penelitian memiliki keunggulan dan kekurangan. Oleh karena itu, metode kuantitatif dan kualitatif keberadaannya tidak perlu dipertentangkan karena keduanya saling melengkapi satu sama lain.
Berdasarkan pada paradigma, karakteristik dan proses penelitiannya, kedua metode di atas agaknya memang sulit digabungkan dalam satu proses penelitian yang bersamaan. Bahkan secara tegas Thomas D Cook & Charles Reichardt (1978) menyimpulkan bahwa metode kuantitatif dan kualitatif tidak akan pernah dipakai bersama-sama, karena kedua metode tersebut memiliki paradigma, proses penelitian dan karakteristik yang berbeda dan perbedaannya bersifat mutually exclusive.
Namun demikian, menurut Prof. Sugiyono (2006: 38) kedua metode tersebut dapat digunakan bersama-sama atau digabungkan dalam suatu penelitian yang bersamaan, dengan catatan sebagai berikut:
1. Dapat digunakan bersama untuk meneliti pada objek yang sama, tetapi tujuannya berbeda. Misalnya metode kualitatif digunakan untuk menemukan hipotesis, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk menguji hipotesis;
2. Dapat digunakan secara bergantian secara bertahap. Misalnya dalam proses pengumpulan data, penentuan sumber informan, dan lain sebagainya;
3. Dapat digunakan untuk secara bergantian untuk mengecek atau memperkuat validitas data. Misalnya sudah terkumpul data melalui kuesioner (kuantitatif), maka untuk memperkuatnya dilengkapi dengan observasi atau wawancara (kualitatif) kepada responden yang menjawab kuesioner tersebut;
4. Dapat digunakan secara bersamaan, asalkan kedua metode tersebut diperjelas langkah-langkah penggunaannya dan dipahami dengan jelas. Termasuk juga, penelitinya sudah berpengalaman luas. Bagi peneliti pemula, sebaiknya dipikir-pikir dulu untuk menggabungkan keduanya.

REFERENSI
Suharsimi Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek). Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R &D), Bandung: Alfabeta.
Sumadi Suryabrata. (2003). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Toha Anggoro, dkk. (2007). Metode Penelitian. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka
Moleong, Lexy J,. (2004). Metodologi penelitian kualitatif. (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nana Syaodih Sukmadinata. (2005). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Pascasarjana UPI & PT Remaja Rosdakarya.
Buku-buku lain yang membahas tentang Metodologi Penelitian, khususnya tentang Metodologi Penelitian Pendidikan

2 thoughts on “PENGGUNAAN METODE PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

  1. Ochin | Abu Hamzah 28 Agustus 2013 pukul 10:45 pm Reply

    terimakasih infonya, cukup menginspirasi dalam penulisan skripsi nih

    • alfiyah90 31 Agustus 2013 pukul 10:16 am Reply

      ya sama-sama…………….! mkch atas kunjungannya ya…………..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kisah Nyata

Kumpulan kisah nyata, Paling seru, paling panas dan paling besar

Akidah Menurut Ajaran Nabi

Oleh: Hasan Husen Assagaf

Almalakawi's Blog

من يرد الله به خيرا يفقهه فى الدين Barang siapa yang Allah kehendaki kebajikan nescaya Allah beri faham tentang agama

Hikmatun

Santapan rohani menuju negeri abadi

Educrazy's Blog Title

Tutorial WordPress dan Gudangnya Pengetahuan

Kisah Muallaf

Mengapa Kami Memilih Islam

TUNTUNAN SHOLAT LENGKAP

TUNTUNAN SHALAT Berdasarkan As-Sunnah As-Shohihah

%d blogger menyukai ini: